TEMU ZIARAH SALIB PRA IYD II KEUSKUPAN AGUNG MERAUKE

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

SKP KAME-Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Merauke berkumpul di Paroki Santo Petrus, Bupul. Kegiatan yang dilaksanakan pada 14-17 Januari 2016, ini dalam rangka Temu Ziarah Salib Pra IYD (Indonesia Youth Day) II. Kegiatan ini merupakan ‘pemanasan’ pelaksanaan IYD di Manado, pada bulan Oktober 2016 nanti. Berikut foto-foto dokumentasi Panitia Ziarah Salib Pra IYD II dan saudara Hendro Subiakto.

SUARA WARGA DARI DUSUN NGGOLAR, KELURAHAN KELAPA LIMA

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

Salah satu sudut masuk Dusun Nggolar

SKP KAME-Di pinggiran Kota Merauke ada sebuah dusun yang bernama Dusun Nggolar. Dusun ini secara administratif masuk dalam wilayah Kelurahan Kelapa Lima, Distrik Merauke. Ada satu RT di sini, yaitu RT 33, RW 03. Untuk sampai ke Dusun Nggolar dapat ditempuh dengan dua cara. Yang pertama, bisa lewat Kampung Wasur dengan menggunakan kendaraan roda dua. Waktu tempuhnya kurang lebih 15 – 20 menit. Cara kedua, bisa lewat Pelabuhan Kondap, Kelurahan Kelapa Lima dengan menyeberangi Sungai Maro. Waktu tempuhnya antara 30 menit sampai 1 jam, tergantung kendaraan yang dipakai; bisa pakai belang (perahu motor tempel), dan bisa juga pakai speed boat. Dusun Nggolar pertama kali dibuka tahun 1980- an atas bantuan Delsos (Delegatus Sosial) – sebuah lembaga milik Gereja Katolik- di bawah pimpinan Pastor Piet Mensvoort MSC bersama-sama dengan orang tua-tua dulu. Sejak berdiri sampai sekarang, kampung ini macam tidak ada perhatian sama sekali dari pemerintah. Kami rasa macam tidak ada perubahan. Penduduk Dusun Nggolar kurang lebih berjumlah 365 jiwa dan 83 kepala keluarga. Mayoritas penduduk Nggolar adalah Orang Asli Papua Suku Kimaam serta beragama Katolik.

 

Di Dusun Nggolar ada 20 buah rumah warga. Dalam satu rumah bisa ditinggali 2 sampai 3 kepala keluarga. Dengan demikian, rumah warga yang layak huni menjadi salah satu kebutuhan kami saat ini. Satu hal lagi, di jalan masuk Nggolar tidak ada papan nama. Banyak orang kira kalau jalan menuju ke sini adalah jalan untuk berburu, chainsaw kayu, atau jalan cari makan warga Kampung Wasur. Kendala lain yang kami hadapi adalah kesulitan air bersih untuk minum. Selama ini kami biasa ambil air dari Perumahan Veteran, Jalan Tujuh Wali-Wali. Untuk bisa sampai ke sana, kami harus dayung perahu lagi. Itupun kami harus tunggu air pasang baru bisa menyeberang untuk ambil air di waduk. Atau kalau tidak, kami harus jalan kaki baru ambil air di Kampung Wasur. Sebenarnya kami bisa saja gali sumur untuk dapat air bersih. Hanya saja, air asin su masuk. Jadi kalau tidak ambil air di Perumahan Veteran atau ke Kampung Wasur, ya kami tadah hujan saja. Itupun kalau musim penghujan tiba. Kalau musim penghujan datang, kolong rumah kami pasti tergenang air. Bahkan tidak jarang tempat kami jadi langganan banjir. Mungkin ada yang bisa bantu kami pu susah ini ka? Soter Nauce, Ketua Dewan Stasi Nggolar, 14/1/2016

MK GUGURKAN PERKARA HASIL PILKADA MERAUKE

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

ilustrasi Palu Sidang

Hari Selasa, 26 Januari 2016, Mahkamah Konstitusi (MK) mengugurkan tujuh perkara hasil pemilihan kepala daerah. Salah satu dari ke tujuh perkara yang digugurkan tersebut adalah Kabupaten Merauke.

Hal ini karena hakim MK tidak menerima gugatan pemohon yakni dari pihak nomor urut 1, pasangan Drs. Romanus Mbaraka, MT – Sugiyanto, SH, MM terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke.

Alasan ditolaknya gugatan ini karena pemohon dianggap tidak memiliki legal standing atau kedudukan hukum.

Dengan tidak diterimanya gugatan ini berarti calon Bupati dan Wakil Bupati Frederikus Gebze SE, MS.i dan Sularso SE, tinggal menunggu waktu saja untuk ditetapkan dan selanjutnya dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Merauke definitif. (Diolah dari berbagai sumber)

TAHUN BARU, BUPATI BARU, HARAPAN BARU

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

Selamat Tahun Baru 2016 kepada para pembaca SORAK yang budiman. Pada akhir Tahun 2015, tepatnya Rabu, 9 Desember 2015, kita disuguhkan dengan Pesta Demokrasi Rakyat Indonesia. Ya, pada hari itu pemilihan umum kepala daerah dilaksanakan serentak se-Indonesia, tak terkecuali warga Kabupaten Merauke di 446 TPS yang tersebar di 20 distrik, 8 kelurahan, dan 160 kampung.

Pada tanggal 17 Desember 2015 diadakan rapat pleno tingkat Kabupaten Merauke untuk merekapitulasi seluruh jumlah perolehan suara. Hasilnya, pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Frederikus Gebze, SE, M.Si – Sularso, SE meraih suara terbanyak dengan 60.643 suara atau 60.50% sementara pasangan Nomor Urut 2 Drs. Romanus Mbaraka, MT – Sugiyanto, SH, MM memperoleh 39.591 suara atau 39.50%.

Menanggapi hasil ini, pasangan nomor urut 2 Drs. Romanus Mbaraka, MT – Sugiyanto, SH, MM mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Perkara ini digugurkan oleh MK pada Selasa, 26 Januari 2016. Frederikus Gebze, SE, M.Si dan Sularso, SE dapat dipastikan akan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Merauke tak lama lagi setelah dilantik oleh Gubernur Provinsi Papua.

Semoga Bupati dan Wakil Bupati Merauke yang tak lama lagi akan segera dilantik dapat melaksanakan janji-janjinya untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat di Bumi Anim-Ha ini.

Mengutip pernyataan Silvester Yanggai Ndiken dari Muting, “Jangan sampai terjadi orang lain ongkang kaki, kami daun kaki”.

Prioritas Program

Chart
  • 01 Penegakan keadilan dan Demokratisasi
  • 02 Membangun Budaya Damai
  • 03 Keutuhan Alam Ciptaan
  • 04 Perlindungan Perempuan dan Anak

Partner Links

  • Link Mitra 1
  • Link Mitra 2
  • Link Mitra 3
  • Link Mitra 4
  • Link Mitra 5
  • Link Mitra 6