Author Archive

NATAL BERSAMA KELUARGA FLOBAMORA MERAUKE TAHUN 2017

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tinggal d Merauke dalam payung Flobamora tumpah ruah dalam kegiatan natal bersama di Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu 30 Desember 2017 ini dihadiri oleh Bupati Merauke Frederikus Gebze, Ketua DPRD Merauke Fransiskus Sirfefa, anggota Komisi IV DPR RI, Solaeman Hamzah, tokoh masyarakat Marind Johanes Gluba Gebze, dan tamu undangan lain.

Bupati Merauke dalam sambutannya meminta masyarakat NTT yang ada agar turut serta ambil bagian dalam kegiatan pembangunan, serta harus terus membangun kebersamaan dengan warga yang lain.

Hal yang tidak jauh berbeda juga disampaikan oleh Ketua Flobamora Provinsi Papua yang juga anggota DPR RI, Soleman Hamzah agar masyarakat NTT selalu bergandengan tangan dan bersatu membangun Merauke.

Tokoh masyarakat Marind yang juga mantan Bupati Merauke, Johanes Gluba Gebze menyampaikan bahwa masyarakat NTT yang sudah merantau jauh sampai ke Merauke ini punya andil dalam melengkapi pembangunan yang ada, banyak hal positif yang sudah dilakukan oleh masyarakat NTT.

Terselenggaranya kegiatan Natal Bersama Keluarga Flobamora Kabupaten Merauke ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak dan donatur yang ada. Adapun ketua panitia dalam natal bersama Keluarga Flobamora tahun 2017 ini adalah Bapak Hendrikus Sareng.

Semoga ikatan persaudaraan antar masyarakat Merauke yang selama ini telah terbangun dengan baik dapat terus terjaga, sehingga pembangunan di Tanah Anim Ha ini dapt berjalan dengan lancar.

Yoseph Laba, Warga Flobamora tinggal di Kurik, 12/1/2018

MPAT MANTAN ATLIT TERIMA BANTUAN SEPEDA MOTOR DARI PEMDA

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

Beberapa puluh tahun yang lalu, Merauke terkenal sebagai penghasil atlet. Para atlet tersebut mengharumkan nama Merauke bukan hanya di tingkat nasional saja, bahkan sampai dunia.

Ada banyak nama yang kita kenal, salah satunya adalah Gerardus Balagaize yang terkenal dengan lempar lembingnya. Sumbangsihnya mengharumkan nama Kabupaten Merauke, harus diapresiasi.

Pemerintah Kabupaten Merauke pada hari Jumat 11 Januari 2018 bertempat di halaman Gedung Negara menyerahkan 4 unit sepeda motor Honda Verza kepada 4 orang mantan atlit: Gerardus Balagaize, Herman Balagaize, Fredy Mahuze, dan Vincen Gebze.

Penyerahan hadiah ini diserahkan secara langsung oleh Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si.

Saat menyerahkan 4 unit motor tersebut, Bupati Fredy menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan torehan sejarah serta membawa nama Kabupaten Merauke berkibar di Papua, bahkan sampai tingkat dunia. Sumbangan yang diberikan pemerintah lewat KONI Kabupaten Merauke ini merupakan bentuk penghargaan daerah kepada para mantan atlit.

Fredi Hendro, Warga Kelurahan Kelapa Lima, 16/1/2018

TIDAK LAYAK HUNI, WARGA MINTA BANTUAN RUMAH

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

lustrasi perumahan bantuan pemerintah

Kampung Wasur adalah salah satu kampung yang posisinya cukup strategis di Kabupaten Merauke. Ya, karena wilayahnya juga masuk dalam kawasan taman nasional yang orang su cukup banyak kenal, yaitu Taman Nasional Wasur. Karena letaknya itu, kitorang ini masih hidup (bergantung) dari alam.

Ada lebih dari 150 kepala keluarga yang tinggal di Kampung Wasur. Rumah warga di sini itu hampir sebagian besar terbuat dari papan. Tidak sedikit juga yang rumahnya mulai lapuk-lapuk karena sudah lama, atap kelihatan bolong-bolong, dan ada juga yang sudah miring. Angin kencang tinggal tiup saja, rumah itu mungkin langsung roboh.

Jadi, salah satu kebutuhan warga di Kampung Wasur ini adalah rumah layak huni. Memang di tahun 2017 yang lalu itu ada dibangun beberapa rumah (kalau tidak salah ada 10 rumah) dari dana kampung. Tapi itu juga belum cukup, dan dana kampung itu bukan pakai buat bangun rumah saja, tapi juga untuk kebutuhan lainnya di kampung.

Yang saya tahu di Kabupaten Merauke ini, pemerintah ada bangun perumahan layak huni untuk warga di beberapa kampung, coba bangun rumah di saya punya Kampung Wasur lagi ka!!

Anton, Warga Kampung Wasur, 23/1/2018

 

CARI UANG, PAKAI UNTUK BELI LEM AIBON

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

Setiap hari saya parkir di depan beberapa toko di sekitar Jalan Raya Mandala. Untuk bisa dapat uang itu sebenarnya cukup gampang. Tinggal bikin muka kasihan atau kalau tidak saya atur-atur motor di depan toko. Satu hari saya bisa dapat paling sedikit 20 ribu sampai 50 ribu. Kadang ada yang baik hati kasih Rp 5.000 terus waktu saya ma  kasih uang kembalian orang tersebut tidak mau.

Uang yang saya dapat ini, selain pakai untuk beli makan, juga untuk beli lem aibon. Rasanya enak kalau habis isap lem aibon itu, bikin macam rasa terbang begitu.

Tiap hari saya tidur depan toko, atau kalau tidak ikut tidur di teman punya rumah. Saya punya bapa mama sudah tidak ada.

Sa ya sudah tidak pernah sekolah. Kadang rasanya ingin juga mau sekolah, tapi saya tidak punya uang.

NN, anak korban lem aibon di Merauke, 12/1/2018

JALAN POROS BIAN-OKABA RUSAK PARAH, WARGA HARAP PERBAIKAN

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

Jalan poros Bian-Okaba rusak parah, warga harus melalui semaksemak
dan jalan yang licin akibat hujan. (Photo: KIZITO HERU)

Sudah beberapa tahun ini, jalan poros dari muara Kali Bian sampai pusat Distrik Okaba rusak parah. kami juga sudah berulangkali sampaikan masalah ini baik lewat dinas-dinas waktu mereka ada kegiatan di Distrik Okaba maupun lewat Musrenbang tingkat Distrik. Tapi sama saja, tidak tanggapan sama sekali. Jalan ini juga dipakai kalau mau ke Distrik Tubang, Ngguti, Ilwayab, bahkan mau ke Kabupaten Mappi juga bisa lewat jalur ini.

Yang saya tahu jalan ruas jalan sepanjang lebih dari 30 KM ini memang jadi kewenangan Pemerintah Provinsi Papua, tapi pemerintah kabupaten juga harusnya tidak boleh tutup mata kan SKPD terkait, dalam hal ini Dinas PU atau yang lainnya harus bangun komunikasi dengan pihak provinsi mereka supaya atasi masalah ini.

Distrik Okaba ini salah satu distrik tua di Merauke, tempat sejarah peradaban Merauke juga ada di tempat ini. Sayang kalau jalan penghubungnya rusak parah seperti ini. Bukan hanya jalan saja, tapi juga dibeberapa titik ada jembatan yang harus diperbaiki

Dampak langsung dari rusaknya jalan poros ini adalah tingginya harga barang di Distrik Okaba, Tubang, Ngguti, dan Ilwayab.

Kalau musim panas mungkin untuk lewat jalan ini tidak begitu sulit, tapi kalau musim hujan sudah tiba semua jalan utama terendam air.

Jalan sudah licin, rumput ilalang dan rumput duri siap iris kami puya badan kalau tidak hati-hati. Mau berhenti sejenak untuk istirahat sebentar, siap-siap saja dapat gigit dari nyamuk.

Pemerintah tolong kami punya susah ini ka!

Petrus, Warga Distrik Okaba, 20/1/2018

PRESENTASI RANCANGAN SEMENTARA PROGRAM PERENCANAAN KAMPUNG

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

SKP KAME melakukan Presentasi dan Diskusi
Rancangan Sementara Program Perencanaan
Kampung tahun 2018 di Biara MSC, Merauke
(18/12).

Peserta berjumlah 15 orang dari Kampung Poo,
Toray dan Kweel. Perwakilan Kampung Bupul,
Tanas dan Erambu tidak hadir.

Dalam pertemuan ini, dibicarakan soal peraturan
kampung, profil kampung, dan pelatihanpelatihan
teknis yang dilaksanakan melalui
alokasi dana desa untuk peningkatan kapasitas
aparat kampung. Pelatihan-pelatihannya seperti
pelatihan komputer, teknis surat menyurat,
pelatihan manajemen, pelatihan pengelolaan
keuangan kampung, pelatihan analisis sosial,
dan lain-lain.

Program perencanaan kampung ini merupakan
program SKP KAME tahun 2016 – 2017 di 6
kampung wilayah Suku Yei.***OW

SEGEL ADAT TANAH WARAMBAK, DISTRIK KURIK

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

Toki babi adalah salah satu syarat dalam acara segel
adat Tanah Warambak

Pada hari Rabu, 20 Desember 2017, diadakan
acara Segel Adat Tanah Warambak, Kampung
Kurik, Distrik Kurik.

Pemilik tanah adat Warambak dari Suku Malind
Kumbe yang terdiri dari tujuh (7) marga
melakukan prosesi adat melepaskan tanah
tersebut untuk ditinggali masyarakat Indonesia
dari berbagai suku, ras, dan agama.

Hadir dalam acara ini Kepala Distrik Malind,
perwakilan Distrik Kurik, Kapolsek Kurik,
Koramil Kurik, Kepala Kampung Kumbe,
Kepala Kampung Kurik, tua-tua adat, dan
Pastor Deo Gratias Manalu OFM.Cap sekaligus
mengawali acara adat ini dengan doa.

Pada prosesnya, dilakukan toki 5 ekor babi
oleh 5 marga pemilik sah Tanah Warambak.
Dengan dilakukannya adat ini, maka secara sah
Tanah Warambak dilepaskan oleh pemiliknya
kepada warga yang tinggal di Warambak yang
merupakan masyarakat dari berbagai etnis.
Yeremias Enga, Warga Warambak, Kampung Kurik,
20/12/2017

UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI MELALUI PENDIDIKAN KELUARGA

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI MELALUI PENDIDIKAN KELUARGA

Korupsi merupakan wabah penyakit keuangan terbesar di setiap negara. Cara yang melakukan korupsi bisa melalui jalur pemerintah, orang dekat, bahkan keluarga. Jalur keluarga membuka peluang dan sangat rentan karena memberikan kemudahan. Tidak heran, banyak yang terlibat korupsi adalah keluarga dan teman dekat.

Pemberantasan korupsi lewat jalur hukum seringkali tidak memberi efek jera bagi para koruptor. Lembaga pengadilan hanyalah sebuah simbol untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemimpin kita begitu getol melawan korupsi. Teganya, bila sang pemimpin berani menghukum keluarga atau kroninya, kan tidak etis. Ini menggambarkan bahwa matinya hati nurani dan tanggung jawab sosial.

Praktik korupsi sudah merambat ke semua bidang kehidupan manusia. Perilaku korupsi itu menunjukkan karakter asli manusia, yakni karakter binatang. Sebuah karakter yang didefenisikan Thomas Hobbes sebagai leviathan: karakter iblis yang ada pada tubuh manusia.

Thomas Hobbes memberikan solusi agar korupsi bisa diatasi yakni menyandera karakter iblis pada diri manusia dengan rasio. Rasio mempu mengendalikan karakter leviathan. Jika rasio senantiasa digunakan untuk mengevaluasi tindakan, perilaku korupsi bisa dicegah. Karena itu, budaya rasionalitas (menggunakan akal sehat) harus terus disuntikkan kepada manusia.

Pendidikan Nilai

Mengapa pendidikan nilai perlu dikedepankan? Adanya panutan nilai, moral, dan norma dalam diri manusia dan kehidupan akan sangat menentukan totalitas diri individu atau jati diri manusia, lingkungan sosial, dan kehidupan individu. Oleh karena itu, pendidikan nilai yang mengarah pada pembentukan moral yang sesuai dengan norma-norma kebenaran menjadi sesuatu yang esensial bagi pengembangan manusia utuh dalam konteks sosialnya.

Sasaran pendidikan nilai pada umumnya dapat diarahkan untuk :

(a) membina dan menanamkan nilai moral dan norma.

(b) meningkatkan dan memperluas tatanan nilai keyakinan seseorang atau kelompok.

(c) meningkatkan kualitas diri manusia, kelompok atau kehidupan,

(d) menangkal, memperkecil dan meniadakan hal-hal yang negatif.

(e) membina dan mengupayakan terlaksananya dunia yang diharapkan.

(f) melakukan klarifikasi nilai intrinsik dari suatu nilai moral dan norma dan kehidupan secara umum (Kosasih Djahiri, 1992).

Dobbert dan Winkler menekankan agar bebas korupsi adalah pendidikan dalam lingkungan keluarga. Keluarga adalah “akar” atau tempat pertama pembentukan kepribadian anak. Keluarga berperan dalam pendidikan nilai dimana terjadinya proses identifikasi, internalisasi, panutan, dan reproduksi langsung dari nilai-nilai yang hendak ditanamkan sebagai pola orientasi dari kehidupan keluarga. Peran orang tua penting dalam kaitan pembentukan nilai, melakukan komunikasi, mengajak anak berdialog sambil menyelipkan nilai-nilai positif.

Dalam upaya pemberantasan korupsi, orang tua menanamkan sifat jujur kepada anak. Sifat ini dapat dibawa hingga ia dewasa dan dapat menentukan sikap. Orang tua sebagai pihak yang paling berpengaruh dalam perkembangan anak memberikan contoh dan penanaman nilai moral pada anak.

Masa depan anak adalah tanggung jawab bersama anggota keluarga terutama orang tua. Tanggung jawab tersebut secara menyeluruh, bukan hanya sekedar materi, sehingga tercipta integrated learning antara materi pelajaran di sekolah dan realita yang anak dapatkan. Melalui langkah ini maka penanaman sikap anti-korupsi dapat dilakukan secara dini sehingga tercipta jiwa-jiwa yang berani menumpas korupsi di bumi pertiwi ini.

Semoga!

Fredi Hendro Subiakto, Warga Kelurahan Kelapa Lima, Merauke, 14/12/2017

UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI MELALUI PENDIDIKAN KELUARGA

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI MELALUI PENDIDIKAN KELUARGA

Korupsi merupakan wabah penyakit keuangan terbesar di setiap negara. Cara yang melakukan korupsi bisa melalui jalur pemerintah, orang dekat, bahkan keluarga. Jalur keluarga membuka peluang dan sangat rentan karena memberikan kemudahan. Tidak heran, banyak yang terlibat korupsi adalah keluarga dan teman dekat.

Pemberantasan korupsi lewat jalur hukum seringkali tidak memberi efek jera bagi para koruptor. Lembaga pengadilan hanyalah sebuah simbol untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemimpin kita begitu getol melawan korupsi. Teganya, bila sang pemimpin berani menghukum keluarga atau kroninya, kan tidak etis. Ini menggambarkan bahwa matinya hati nurani dan tanggung jawab sosial.

Praktik korupsi sudah merambat ke semua bidang kehidupan manusia. Perilaku korupsi itu menunjukkan karakter asli manusia, yakni karakter binatang. Sebuah karakter yang didefenisikan Thomas Hobbes sebagai leviathan: karakter iblis yang ada pada tubuh manusia.

Thomas Hobbes memberikan solusi agar korupsi bisa diatasi yakni menyandera karakter iblis pada diri manusia dengan rasio. Rasio mempu mengendalikan karakter leviathan. Jika rasio senantiasa digunakan untuk mengevaluasi tindakan, perilaku korupsi bisa dicegah. Karena itu, budaya rasionalitas (menggunakan akal sehat) harus terus disuntikkan kepada manusia.

Pendidikan Nilai

Mengapa pendidikan nilai perlu dikedepankan? Adanya panutan nilai, moral, dan norma dalam diri manusia dan kehidupan akan sangat menentukan totalitas diri individu atau jati diri manusia, lingkungan sosial, dan kehidupan individu. Oleh karena itu, pendidikan nilai yang mengarah pada pembentukan moral yang sesuai dengan norma-norma kebenaran menjadi sesuatu yang esensial bagi pengembangan manusia utuh dalam konteks sosialnya.

Sasaran pendidikan nilai pada umumnya dapat diarahkan untuk :

(a) membina dan menanamkan nilai moral dan norma.

(b) meningkatkan dan memperluas tatanan nilai keyakinan seseorang atau kelompok.

(c) meningkatkan kualitas diri manusia, kelompok atau kehidupan,

(d) menangkal, memperkecil dan meniadakan hal-hal yang negatif.

(e) membina dan mengupayakan terlaksananya dunia yang diharapkan.

(f) melakukan klarifikasi nilai intrinsik dari suatu nilai moral dan norma dan kehidupan secara umum (Kosasih Djahiri, 1992).

Dobbert dan Winkler menekankan agar bebas korupsi adalah pendidikan dalam lingkungan keluarga. Keluarga adalah “akar” atau tempat pertama pembentukan kepribadian anak. Keluarga berperan dalam pendidikan nilai dimana terjadinya proses identifikasi, internalisasi, panutan, dan reproduksi langsung dari nilai-nilai yang hendak ditanamkan sebagai pola orientasi dari kehidupan keluarga. Peran orang tua penting dalam kaitan pembentukan nilai, melakukan komunikasi, mengajak anak berdialog sambil menyelipkan nilai-nilai positif.

Dalam upaya pemberantasan korupsi, orang tua menanamkan sifat jujur kepada anak. Sifat ini dapat dibawa hingga ia dewasa dan dapat menentukan sikap. Orang tua sebagai pihak yang paling berpengaruh dalam perkembangan anak memberikan contoh dan penanaman nilai moral pada anak.

Masa depan anak adalah tanggung jawab bersama anggota keluarga terutama orang tua. Tanggung jawab tersebut secara menyeluruh, bukan hanya sekedar materi, sehingga tercipta integrated learning antara materi pelajaran di sekolah dan realita yang anak dapatkan. Melalui langkah ini maka penanaman sikap anti-korupsi dapat dilakukan secara dini sehingga tercipta jiwa-jiwa yang berani menumpas korupsi di bumi pertiwi ini.

Semoga!

Fredi Hendro Subiakto, Warga Kelurahan Kelapa Lima, Merauke, 14/12/2017

PERESMIAN PASAR WARAMBAK-KURIK

Written by Admin SKP-KAME. Posted in Publikasi

Setelah terbakar pada tahun 2015 yang lalu dan dibangun kembali oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke, akhirnya Pasar Warambak- Kurik secara resmi diresmikan oleh Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si pada 18 Desember 2017.

Hadir dalam acara peresmian ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Merauke, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Merauke, Kepala Distrik Kurik, Kapolsek Kurik, Danramil Kurik, Beberapa Kepala Kampung di Distrik Kurik, dan pedagang, serta masyarakat Distrik Kurik.

Laurens Doderang, Warga Warambak Kampung Kurik, 19/12/2017

Prioritas Program

Chart
  • 01 Penegakan keadilan dan Demokratisasi
  • 02 Membangun Budaya Damai
  • 03 Keutuhan Alam Ciptaan
  • 04 Perlindungan Perempuan dan Anak

Partner Links

  • Link Mitra 1
  • Link Mitra 2
  • Link Mitra 3
  • Link Mitra 4
  • Link Mitra 5
  • Link Mitra 6